Kompetensi Guru dalam Perspektif Al-Qur’an dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam Kontemporer: Studi Kepustakaan
Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi guru dalam perspektif Al-Qur’an serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami kompetensi guru tidak semata-mata sebagai kemampuan profesional dan pedagogis, tetapi juga sebagai kesatuan antara penguasaan ilmu, akhlak, keteladanan, dan tanggung jawab moral. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data diperoleh melalui dokumentasi dan penelusuran sistematis terhadap Al-Qur’an, kitab tafsir, serta artikel jurnal dan literatur akademik yang relevan, dengan penekanan pada publikasi tahun 2020–2026. Analisis data dilakukan melalui tafsir tematik (maudhu’i) dan analisis isi kualitatif untuk mengidentifikasi, mengategorikan, dan mensintesiskan konsep kompetensi guru yang terkandung dalam sumber-sumber yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu kompetensi profesional berbasis penguasaan ilmu, amanah, dan tanggung jawab; kompetensi pedagogik yang berorientasi pada hikmah, kelembutan, dialog, dan pendekatan humanis; serta kompetensi kepribadian yang diwujudkan melalui integritas, akhlak mulia, keteladanan, kesabaran, dan tanggung jawab moral. Ketiga kompetensi tersebut bersifat integratif dan tidak dapat dipisahkan dalam membentuk sosok guru ideal. Penelitian menyimpulkan bahwa perspektif Al-Qur’an memberikan landasan konseptual yang komprehensif bagi pengembangan profesionalisme guru dalam pendidikan Islam. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan pembinaan guru yang mengintegrasikan kompetensi keilmuan, pedagogis, dan akhlak, serta membuka peluang penelitian lapangan untuk menguji implementasinya dalam praktik pendidikan.