Skip to content

Author

Nada Dikurnia Raharjo

1 paper indexed here

We haven’t gathered this author’s papers yet. Follow them and we’ll fetch their work.

Not the right person? Other researchers publish under this name.

Review Open access Jul 2026

INTEGRASI MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH DAN STRATEGI FUNDRAISING BERBASIS DIGITAL PADA LEMBAGA KEAGAMAAN ISLAM

ABSTRACT Digital transformation has significantly reshaped financial management practices in Islamic religious institutions. However, studies integrating Sharia-based financial governance with digital resource mobilization remain limited. Existing research generally examines these two dimensions separately, leaving a gap in developing an integrated framework capable of strengthening accountability, transparency, and public trust. This study is important because the sustainability of Islamic institutions increasingly depends on their ability to manage funds in accordance with Sharia principles while adapting to technological advancements. The study aims to analyze the fundamental principles of Sharia financial governance, examine technology-based fundraising strategies, and formulate an integrated model that enhances donor trust. This research employed a qualitative approach using a library research design complemented by an exploratory survey simulation. Data were analyzed through content analysis and thematic analysis of academic literature, regulatory documents, and simulated donor perception data. The findings indicate that integrating the principles of tawhid, justice, transparency, and Sharia compliance with digital communication strategies improves institutional accountability. The simulation revealed that regular program updates were the strongest determinant of donor satisfaction (80%), followed by financial transparency (70%) and trust in digital security systems (65%). The study concludes that sustainable institutional transformation requires the synergy of Sharia governance, technological innovation, and continuous communication to strengthen public trust and organizational sustainability. ABSTRAK Transformasi digital telah mengubah praktik pengelolaan dana pada lembaga keagamaan Islam, tetapi kajian yang mengintegrasikan tata kelola keuangan berbasis syariah dengan strategi penghimpunan dana digital masih relatif terbatas. Sebagian besar penelitian membahas kedua aspek tersebut secara terpisah sehingga belum menghasilkan kerangka konseptual yang mampu memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan kepercayaan publik secara terpadu. Penelitian ini menjadi penting karena keberlanjutan lembaga keagamaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan mengelola dana sesuai prinsip syariah sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pengelolaan keuangan syariah, mengkaji strategi penghimpunan dana berbasis teknologi, serta merumuskan model integrasi yang mendukung peningkatan kepercayaan donatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan yang diperkaya simulasi survei eksploratif. Data dianalisis melalui content analysis dan thematic analysis terhadap literatur ilmiah, regulasi, serta hasil simulasi persepsi donatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip tauhid, keadilan, transparansi, dan kepatuhan syariah dengan strategi komunikasi digital meningkatkan akuntabilitas lembaga. Simulasi memperlihatkan bahwa pembaruan informasi program secara berkala menjadi faktor paling berpengaruh terhadap kepuasan donatur (80%), diikuti transparansi laporan keuangan (70%) dan kepercayaan terhadap keamanan sistem digital (65%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi kelembagaan memerlukan sinergi antara tata kelola syariah, inovasi teknologi, dan komunikasi berkelanjutan untuk memperkuat kepercayaan publik serta menjaga keberlanjutan lembaga.

Nada Dikurnia Raharjo, Baidi Baidi, Heldy Ramadhan Putra · 0 citations