Etika komunikasi merupakan salah satu aspek fundamental dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, terutama pada era digital yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Kemudahan akses terhadap media digital telah meningkatkan intensitas pertukaran informasi, tetapi pada saat yang sama memunculkan berbagai persoalan etis, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, fitnah, serta menurunnya kualitas komunikasi di ruang publik digital. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan etika komunikasi yang tidak hanya berlandaskan rasionalitas, tetapi juga nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika komunikasi dalam perspektif Barat dan Islam, mengidentifikasi persamaan serta perbedaannya, dan mengkaji relevansinya dalam menghadapi tantangan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui telaah berbagai buku, artikel ilmiah, dokumen akademik, serta sumber-sumber Islam berupa Al-Qur'an dan hadis, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika komunikasi Barat menekankan rasionalitas, kebebasan berpendapat, kejujuran, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap martabat manusia sebagaimana tercermin dalam pemikiran Aristoteles, Immanuel Kant, dan Jürgen Habermas. Sementara itu, etika komunikasi Islam berlandaskan nilai-nilai wahyu melalui prinsip qaulan sadidan, qaulan layyinan, qaulan ma'rufa, qaulan karima, serta tabayyun sebagai pedoman komunikasi yang berakhlak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi rasionalitas dalam tradisi Barat dengan nilai moral-spiritual Islam dapat membentuk kerangka etika komunikasi yang lebih komprehensif untuk mewujudkan komunikasi yang bertanggung jawab, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat di era digital.
Perkembangan teknologi media komunikasi telah mengubah cara manusia berinteraksi, memperoleh pengetahuan, dan membangun kehidupan sosial. Teknologi media tidak lagi berfungsi sebagai alat penyampai informasi semata, tetapi telah menjadi ruang yang membentuk pengalaman, pola pikir, dan orientasi nilai masyarakat. Kondis...
Komunikasi merupakan kebutuhan fundamental manusia yang berperan dalam membangun hubungan antarindividu, kelompok, maupun masyarakat. Dalam praktiknya, komunikasi tidak hanya menuntut efektivitas penyampaian pesan, tetapi juga memerlukan landasan etika agar tercipta interaksi yang harmonis, saling menghormati, dan bert...
M. Lutfhi, Muniruddin, Muktaruddin· Jurnal komunikan· 0 citations
Perkembangan media sosial telah melahirkan berbagai persoalan etika komunikasi digital. Berbagai kajian mengenai etika komunikasi digital telah dilakukan, namun sebagian besar masih menggunakan kerangka etika Barat atau memandang etika sebagai sesuatu yang relatif sehingga belum menawarkan landasan yang kokoh dalam per...
Abiano Al Affan· Jurnal Ilmu Pendidikan dan S...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi guru dalam perspektif Al-Qur’an serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami kompetensi guru tidak semata-mata sebagai kemampuan profesional dan pedagogis, tetapi juga sebagai kesatuan an...
Aisyah Nur Hafifah, Zulfa Pebriani Fauziah, Yani Amalia Putri et al.· Jurnal QOSIM : Jurnal Pendid...· 0 citations
Etika komunikasi Islam merupakan fondasi normatif dalam membangun komunikasi yang berorientasi pada kebenaran, keadilan, dan kemaslahatan. Namun, perkembangan media digital telah melahirkan berbagai persoalan komunikasi, seperti disinformasi, ujaran kebencian, polarisasi sosial, dan meningkatnya kompleksitas komunikasi...
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemaknaan remaja terhadap etika dan empati digital dalam penggunaan media sosial TikTok sebagai cerminan nilai Sila Kedua Pancasila (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus untuk memperoleh pemahaman mengenai...