Skip to content
Open access

Analisis Pengaruh Makroekonomi terhadap Beban Defisit dan Risiko Refinancing Utang dalam Menjaga Kesinambungan Fiskal Indonesia

Sep 2026 · Jurnal Inovasi Global · 0 citations

Abstract

Penelitian ini menganalisis determinan beban penyesuaian defisit Dornbusch dan mengevaluasi strategi refinancing utang pemerintah dalam mendukung kesinambungan fiskal Indonesia. Menggunakan data deret waktu tahunan periode 1999–2024 (N =26), estimasi dilakukan dengan regresi Ordinary Least Squares (OLS) berpendekatan Robust Standard Errors. Temuan menunjukkan nilai tukar Rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap beban defisit pada taraf 1%, yang mengindikasikan bahwa pelemahan Rupiah secara nyata memperbesar beban kewajiban valuta asing sekaligus biaya belanja impor. Di sisi lain, suku bunga acuan global (Fed Rate) justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan pada taraf 5% sebagai akibat penyesuaian strategi pembiayaan guna membatasi capital outflow. Sementara itu, variabel moneter domestik (suku bunga BI dan inflasi), harga minyak dunia, dan rasio utang terhadap PDB belum terbukti signifikan dalam jangka pendek karena adanya fiscal buffer dari dominasi portofolio utang berkupon tetap (fixed rate). Secara keseluruhan, model ini menjelaskan 47,45% variasi beban defisit (R2 = 0,4745). Temuan ini menegaskan pentingnya keberlanjutan strategi refinancing, khususnya perluasan skema debt switch bersama Bank Indonesia dan pergeseran ke utang berdenominasi Rupiah untuk memitigasi risiko nilai tukar serta menjaga ruang fiskal.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.