Aug 2026· Jurnal Siber Multi Disiplin· Vol 4, pp. 465-474· 0 citations
Abstract
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong terjadinya transformasi yang cukup signifikan dalam berbagai bidang, termasuk dalam praktik kenotariatan yang kini mulai mengadopsi konsep cyber notary sebagai bentuk adaptasi terhadap sistem berbasis digital, di mana konsep ini memungkinkan pelaksanaan tugas dan kewenangan notaris dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Namun demikian, di balik kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan, terdapat pula tantangan serius yang berkaitan dengan penerapan etika profesi notaris dalam konteks digital yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana etika profesi notaris diterapkan dalam era cyber notary serta bagaimana implikasinya terhadap keabsahan (validity) akta yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), yang berfokus pada analisis terhadap norma hukum dan doktrin yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan cyber notary di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi regulasi yang belum sepenuhnya komprehensif maupun dari kesiapan etika profesi dalam menghadapi perubahan teknologi, sehingga dalam praktiknya notaris tetap dituntut untuk menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian (prudence principle), independensi, serta tanggung jawab profesional dalam setiap penggunaan teknologi, karena pelanggaran terhadap etika profesi tidak hanya berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik, tetapi juga dapat memengaruhi kekuatan hukum (evidentiary value) akta yang dibuat.
Digitalisasi perbankan telah mendorong pesatnya pertumbuhan perusahaan pinjaman digital, menjadikan informasi pribadi peminjam sebagai komponen mendasar dalam seluruh proses kredit mulai dari pengajuan hingga administrasi. Namun, hal ini juga memunculkan risiko hukum seperti kebocoran data, intervensi, penggunaan ilega...
S. Nurhasanah, Dianne Eka Rusmawati, Kasmawati et al.· Jurnal QOSIM : Jurnal Pendid...· 0 citations
Pendidikan di era 4.0 menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama terkait dengan penurunan kualitas karakter di tengah tekanan pencapaian akademik dan derasnya pengaruh teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep prestasi belajar berbasis karakter, bentuk implementasinya dalam proses...
Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan yang layak, aman, dan sejahtera. Dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemerintah menyelenggarakan program rumah subsidi sebagai bentuk kebijakan untuk menyediakan hunian y...
D. Ananda, A. Rahmatyar, I. Alfurqan· Indonesian Journal of Innova...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari cara-cara yang digunakan dalam membangun usaha Seblak Ema agar dapat lebih kompetitif di tengah kemajuan zaman digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, serta dokumentasi....
Nita Nur Utami, L. Lishobrina, A. Naffa et al.· Jurnal Ekonomi dan Bisnis· 0 citations
Latar Belakang: Transformasi digital merupakan salah satu unsur penting dalam upaya memperkuat efektivitas dan mutu penyelenggaraan pelayanan publik. Meski demikian, penerapannya di lingkungan instansi pemerintah masih dihadapkan pada sejumlah kendala, antara lain terbatasnya infrastruktur teknologi, jaringan internet...
Muhammad Damsir, Zulher Zulher, Kasmawati Kasmawati et al.· Journal of Business, Social...· 0 citations
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya penyalahgunaan minyak bersubsidi jenis solar di wilayah Kabupaten Siak yang dilakukan secara terorganisasi melalui berbagai modus, seperti pengisian BBM secara berulang, penggunaan kendaraan dengan tangki yang dimodifikasi, penimbunan, serta penjualan kembali BBM be...