Dari Kebijakan ke Praktik
Abstract
Pengelolaan sampah pada tingkat pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada keberadaan regulasi tetapi juga pada kemampuan organisasi menerjemahkan kebijakan ke dalam praktik kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Green Human Resource Management (GHRM) dalam mendukung pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya serta menjelaskan perannya dalam menghubungkan kebijakan dengan praktik organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap pihak yang terlibat dalam pengelolaan persampahan di Kota Tasikmalaya. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi bentuk penerapan GHRM, proses penerjemahan kebijakan ke dalam praktik sumber daya manusia serta faktor yang memengaruhi implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHRM dapat berperan sebagai mekanisme penghubung antara kebijakan pengelolaan sampah dan praktik kerja melalui pengembangan kompetensi lingkungan, keterlibatan pegawai, pengelolaan kinerja dan pembentukan perilaku kerja ramah lingkungan. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi dimensi sumber daya manusia dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah.