Skip to content
Open access

Peran Wirid Mingguan dalam Penguatan Pendidikan Keagamaan Nonformal dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah di Jorong Alur Tangah Nagari Batu Bulek

Sep 2026 · Jurnal Pendidikan Agama Islam · 0 citations · 16 references

Abstract

Weekly wirid is a form of nonformal religious education that strengthens Islamic understanding while fostering ukhuwah Islamiyah (Islamic brotherhood) in Jorong Alua Tangah, Nagari Batu Bulek. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving wirid administrators, religious leaders, wirid participants, and community members selected purposively. The data obtained were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while the validity of the data was tested using source and technique triangulation. The results show that the implementation of weekly wirid makes a real contribution to improving the quality of nonformal religious education through the delivery of material on aqidah, worship, and morals relevant to community life. In addition, this activity also serves as a medium of silaturahmi (social bonding) that fosters a sense of brotherhood, strengthens social concern, and builds a spirit of togetherness and mutual cooperation within the community. The success of the wirid is supported by high community participation, support from religious leaders and the village government, and a religious culture that is still well preserved, while the obstacles faced include the busy schedules of some community members, differing levels of participant engagement, and limited implementation time. Therefore, weekly wirid not only functions as a means of religious learning outside the formal education pathway, but also serves as an effective forum for strengthening ukhuwah Islamiyah and creating a community life that is religious, harmonious, and grounded in Islamic values. Abstrak wirid mingguan adalah salah satu bentuk pendidikan keagamaan nonformal dalam memperkuat pemahaman keislaman sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Jorong Alua Tangah Nagari Batu Bulek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengurus wirid, tokoh agama, peserta wirid, serta masyarakat yang dipilih secara purposive. Data yang diperoleh dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan wirid mingguan memberikan kontribusi yang nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan nonformal melalui penyampaian materi akidah, ibadah, dan akhlak yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Di samping itu, kegiatan ini juga berperan sebagai media silaturahmi yang mampu menumbuhkan rasa persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan wirid didukung oleh tingginya partisipasi masyarakat, dukungan tokoh agama dan pemerintah nagari, serta budaya religius yang masih terjaga, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi kesibukan sebagian masyarakat, perbedaan tingkat keaktifan peserta, dan keterbatasan waktu pelaksanaan. Oleh karena itu, wirid mingguan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran agama di luar jalur pendidikan formal, tetapi juga menjadi wadah yang efektif dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menciptakan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, serta berlandaskan nilai-nilai Islam

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.