PENGEMBANGAN KARTU UNO BIOLOGI (UBI) DENGAN CHALLANGE BOX DAN QR CODE PADA MATERI GENETIKA PEWARISAN SIFAT DI SMA
Abstract
ABSTRACT The topic of genetic inheritance is conceptual and abstract in nature, requiring learning media that can connect scientific concepts with concrete and interactive learning activities. This study aimed to develop Biology UNO Cards (UBI) incorporating a Challenge Box and QR Code for teaching genetic inheritance and to evaluate their validity, practicality, and effectiveness. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The research subjects comprised 24 students in the small-scale trial and 36 students in the large-scale trial at SMAIT Al-Fityan Kubu Raya. Data were collected through expert validation, teacher and student response questionnaires, and pre-test and post-test assessments. Validity was analyzed using Aiken’s V, while learning improvement was examined using the N-Gain score. The validation results yielded an average Aiken’s V of 0.96, categorized as high, with scores of 0.96 for media, 0.94 for content, and 0.98 for language. Student responses reached 86.85%, while teacher responses reached 98.21%, both categorized as highly practical. The effectiveness test produced a percentage of 77.00%, with an N-Gain score of 0.65, categorized as moderate. Thus, UBI incorporating a Challenge Box and QR Code is suitable as an alternative learning medium to support the teaching of genetic inheritance. ABSTRAK Materi genetika pewarisan sifat memiliki karakter konseptual dan abstrak yang menuntut penggunaan media pembelajaran yang mampu menghubungkan konsep dengan aktivitas belajar yang konkret dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Kartu UNO Biologi (UBI) berbasis Challenge Box dan QR Code pada materi genetika pewarisan sifat serta mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan efektivitas penggunaannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 24 siswa pada uji coba skala kecil dan 36 siswa pada uji coba skala besar di SMAIT Al-Fityan Kubu Raya. Data diperoleh melalui validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes pre-test dan post-test. Validitas dianalisis menggunakan indeks Aiken’s V, sedangkan peningkatan hasil belajar dianalisis melalui N-Gain. Hasil validasi menghasilkan rata-rata Aiken’s V sebesar 0,96 dengan kategori tinggi, meliputi aspek media 0,96, materi 0,94, dan bahasa 0,98. Respons siswa mencapai 86,85% dan guru 98,21%, keduanya berada pada kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan persentase 77,00% dengan N-Gain sebesar 0,65 pada kategori sedang. Dengan demikian, UBI berbasis Challenge Box dan QR Code layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran genetika pewarisan sifat.