Tipologi Pergeseran Komoditas Petani Kecil Untuk Agribisnis Adaptif
Abstract
Perubahan iklim mengubah kesesuaian pertanian dan meningkatkan ketidakpastian dalam keputusan komoditas petani kecil. Penelitian ini memeriksa provenans dan kelayakan dataset terbuka, mendeskripsikan pola adoption dan abandon, membangun tipologi empat sel dari Change dan status distribusi, serta merumuskan implikasi agribisnis adaptif secara terbatas. Desain analisis data sekunder eksploratif diterapkan pada seluruh 294 catatan perubahan komoditas dalam DataClim.csv yang mencakup 74 spesies dan 14 negara/wilayah. Future Mean dihitung sebagai rerata 12 skor proyeksi kesesuaian pada SSP3-7.0 dan SSP5-8.5, untuk dua periode (2041–2070 dan 2071–2100), serta tiga model iklim; Delta Future dihitung sebagai selisih Future Mean dan Current. Adoption mencakup 168 observasi (57,14%) dan Abandon 126 observasi (42,86%). Sel terbesar ialah adoption–introduced (n = 130; 44,22%), tetapi hubungan Change dengan status introduced/native tidak signifikan (χ² dengan koreksi Yates = 2,627; p = 0,105). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan pada Current, Future Mean, MAR, dan SAIN, tetapi tidak pada Delta Future. Karena observasi berkelompok berdasarkan spesies dan lokasi, serta dataset tidak memuat variabel ekonomi rumah tangga, tipologi bersifat deskriptif, bukan kausal. Relevansinya bagi Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, perlu divalidasi menggunakan data agroekologi dan sosial ekonomi lokal.