MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA LANGGONGSARI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan BUMDes Kabul Ciptaku di Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, dengan analisis mengacu pada fungsi manajemen George R. Terry yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara partisipatif berbasis potensi lokal; pengorganisasian didukung struktur yang jelas dengan penempatan pengelola sesuai kompetensi; pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi rutin dan strategi fleksibel termasuk pola kemitraan; serta pengawasan yang dilakukan melalui pemantauan berkala, evaluasi triwulanan, dan sistem keuangan satu pintu guna menjaga transparansi dan akuntabilitas. Keterpaduan keempat fungsi tersebut terbukti mendorong pertumbuhan kinerja BUMDes yang signifikan, meskipun terjadi kelemahan akibat kendala operasional pada beberapa unit usaha. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kompetensi SDM yang berkembang melalui pengalaman dan pelatihan, dukungan pemerintah desa dalam bentuk kebijakan dan permodalan, serta partisipasi masyarakat pada unit usaha yang memberikan manfaat langsung. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, rendahnya keterlibatan aktif masyarakat, dan dinamika kondisi pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan manajemen BUMDes dalam meningkatkan PADes merupakan hasil interaksi antara efektivitas penerapan fungsi manajemen dan kemampuan organisasi dalam mengoptimalkan faktor pendukung sekaligus mengatasi hambatan yang dihadapi.