Kesiapsiagaan Kebakaran pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Temanggung: Analisis Kapasitas Petugas dan Kelembagaan
Abstract
Penelitian ini menganlisis kesiapsiagaan kebakaran dari pelatihan petugas pemadam kebakaran serta faktor pendukung dan penghambat terhadapnya, melalui pendekatan sistem manajemen terpadu dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan kesiapsiagaan kebakaran di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Temanggung. Metodologi yang digunakan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan studi dokumen, kemudian dianalisis dalam berbagai cara mulai dari kondensasi data hingga penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan adanya hambatan terhadap kesiapsiagaan fasilitas rutan, termasuk keterbatasan serta distribusi yang kurang merata dari utilitas perlindungan kebakaran, serta rute evakuasi yang belum memadai. Faktor pendukung terdiri dari simulasi pelatihan bersama dengan komitmen pimpinan Dinas Pemadam Kebakaran dan koordinasi lintas sektor. Di sisi lain, kendala anggaran yang mengakar serta tipe regulasi teknis fasilitas dan kondisi bangunan menjadi penghambat.