Skip to content
Open access

The Effectiveness of Social Media Utilization as a Service Promotion Strategy at the Enrekang Regency Library and Archives Office

Sep 2026 · Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information · 0 citations

Abstract

The development of digital technology has significantly transformed the ways in which libraries promote their services to the public. Social media has emerged as a potentially effective tool for increasing the visibility of library services and fostering user engagement. This study aims to analyze the utilization of social media as a strategy for promoting library services, with a case study of the Enrekang Regency Library and Archives Office. This study employed a qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The study involved 12 informants, comprising five librarians responsible for social media management and seven active users of library services, who were selected using purposive sampling. Data collection was conducted from May to June 2022. The findings indicate that social media platforms, particularly Instagram, Facebook, and YouTube, play an important role in disseminating information about library services and increasing public engagement. The primary benefits of social media utilization include expanding audience reach, fostering a more dynamic public image of the library, and improving promotional cost efficiency. A key finding is that user engagement increased following the implementation of more structured and consistent content management. However, several challenges remain in managing social media, including limited human resources, inconsistent content production, and budget constraints for developing high-quality promotional materials. To improve the effectiveness of library service promotion through social media, this study recommends several strategies, including establishing a dedicated social media management team, enhancing librarians' competencies in digital content creation, and developing collaborations with content creators and digital influencers. Through more structured management and appropriate promotional strategies, social media can be optimized to strengthen public engagement with library services in the digital era. Abstrak Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara perpustakaan mempromosikan layanannya kepada masyarakat. Media sosial menjadi salah satu alat yang potensial untuk meningkatkan visibilitas dan keterlibatan pengguna terhadap layanan perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial dalam promosi layanan perpustakaan, dengan studi kasus pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 12 informan (5 pustakawan pengelola media sosial dan 7 pengguna aktif layanan perpustakaan) yang dipilih secara purposive sampling selama periode Mei–Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, Facebook, dan YouTube, memainkan peran penting dalam menyebarluaskan informasi mengenai layanan perpustakaan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat. Keuntungan utama dari penggunaan media sosial meliputi peningkatan jangkauan audiens, penciptaan citra perpustakaan yang lebih dinamis, serta efisiensi biaya dalam promosi. Hasil utama menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan (engagement) pengguna meningkat setelah pengelolaan konten dilakukan secara lebih terstruktur dan konsisten. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam pengelolaan media sosial, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya konsistensi dalam produksi konten, serta keterbatasan anggaran untuk pembuatan materi promosi yang berkualitas. Untuk meningkatkan efektivitas promosi layanan perpustakaan melalui media sosial, penelitian ini merekomendasikan strategi pengembangan, seperti pembentukan tim khusus pengelola media sosial, peningkatan keterampilan pustakawan dalam pembuatan konten digital, serta kolaborasi dengan kreator konten dan influencer digital. Dengan pengelolaan yang lebih terstruktur dan strategi yang tepat, pemanfaatan media sosial dapat semakin optimal dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap layanan perpustakaan di era digital.  

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.