Optimalisasi Taman Kelurahan Candirejo Melalui Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mendukung Kesehatan dan Kesejahteraan
Abstract
Pemanfaatan taman kelurahan sebagai ruang hijau terbuka yang mendukung kesehatan dan pemberdayaan masyarakat masih belum optimal, padahal memiliki potensi sebagai media edukasi dan pelestarian tanaman obat. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan fungsi Taman Kelurahan Candirejo melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Approach (CBPA) yang melibatkan masyarakat RT 01–RT 05 RW 02, Ibu-Ibu PKK, dan Linmas dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan program meliputi observasi, koordinasi, sosialisasi, praktik penanaman TOGA, pembagian bibit kepada masyarakat, serta pendampingan dan evaluasi melalui observasi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa taman kelurahan berhasil dioptimalkan menjadi ruang hijau produktif yang berfungsi sebagai media edukasi kesehatan dan pelestarian lingkungan. Program ini juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam membudayakan serta memanfaatkan TOGA sebagai upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan keluarga. Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini membuka peluang pengembangan produk herbal berbasis potensi lokal yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi taman kelurahan berbasis TOGA merupakan strategi pemberdayaan masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan.