Skip to content
Open access

Implementasi Nilai Tawassuth Melalui Budaya Sekolah Dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa di MAS AlWashliyah 12 Perbaungan

Oct 2026 · Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research · 0 citations · 13 references

Abstract

Pembentukan sikap toleransi siswa merupakan bagian penting dari pendidikan Islam yang dapat dikembangkan melalui budaya sekolah. Salah satu nilai yang relevan dalam proses tersebut adalah tawassuth, yaitu sikap moderat, seimbang, adil, dan tidak berlebihan dalam menghadapi perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai tawassuth melalui budaya sekolah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menjelaskan perannya dalam membentuk sikap toleransi siswa di MAS Alwashliyah 12 Perbaungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan metode deskriptif. Informan dipilih secara purposive, meliputi kepala madrasah, guru, pembina dan pengurus organisasi siswa, petugas keamanan, serta siswa kelas XI dan XII. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tawassuth diterapkan melalui pembelajaran, kegiatan keagamaan, pembiasaan, keteladanan guru, tata tertib, organisasi siswa, musyawarah, kerja sama, pembinaan, dan interaksi sosial sehari-hari. Faktor pendukung meliputi kebijakan madrasah, keteladanan guru, kegiatan keagamaan, serta keterlibatan siswa. Sementara itu, hambatan yang ditemukan mencakup perbedaan karakter, kelompok pertemanan, kurangnya keterbukaan terhadap pendapat berbeda, serta pengaruh lingkungan luar dan media sosial. Implementasi nilai tawassuth berperan dalam mendukung perkembangan sikap toleransi siswa, meskipun pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan masih diperlukan.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.