Skip to content
Open access

Penguatan Kesadaran Anti-Perundungan melalui Penanaman Nilai Empati pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Sosialisasi Berbasis Pengalaman di SDN Singgamanik

Sep 2026 · Jurnal Pengabdian Sosial · 0 citations · 29 references

Abstract

Perundungan di sekolah dasar tidak hanya berkaitan dengan tindakan fisik, tetapi juga ejekan, pengucilan, dan perilaku lain yang dapat mengganggu rasa aman serta hubungan sosial siswa. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan kesadaran anti-perundungan dan empati melalui kegiatan yang melibatkan siswa secara aktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa mengenai perundungan dan empati serta mendorong kemampuan merespons situasi perundungan secara tepat. Kegiatan dilaksanakan di SDN Singgamanik dengan melibatkan 60 siswa kelas V dan VI melalui sosialisasi berbasis pengalaman. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian cerita pemantik dan ilustrasi, diskusi kelompok, pemberian materi melalui presentasi dan video edukatif, refleksi, serta pengisian kartu komitmen. Evaluasi dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, dan analisis respons kartu komitmen. Dari 60 kartu yang terkumpul, 19 siswa memilih menegur pelaku, 17 siswa melaporkan kepada guru atau orang dewasa, 15 siswa mendampingi korban, dan 9 siswa masih ragu menentukan tindakan. Kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pengalaman dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengenali perundungan, merefleksikan pengalaman, dan menyatakan komitmen dalam merespons perundungan secara lebih peduli.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.