Skip to content
Open access

Pendekatan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter

Nov 2026 · Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora · 2 citations

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membangun pengetahuan keagamaan sekaligus membentuk karakter peserta didik. Namun, pembelajaran yang terlalu berorientasi pada penguasaan materi dan hafalan berisiko membuat nilai agama berhenti pada ranah kognitif dan belum terwujud secara konsisten dalam perilaku. Artikel ini bertujuan menguraikan konsep pengembangan kurikulum PAI berbasis karakter, berbagai pendekatan yang dapat digunakan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di lembaga pendidikan. Artikel dikembangkan melalui kajian pustaka terhadap literatur yang tercantum dalam makalah sumber, kemudian disusun kembali secara tematik. Pembahasan menunjukkan bahwa kurikulum PAI berbasis karakter perlu mengintegrasikan nilai keislaman ke dalam tujuan, materi, proses pembelajaran, budaya sekolah, keteladanan pendidik, dan evaluasi. Pendekatan akademis memberikan landasan keilmuan; pendekatan humanistik memperhatikan kebutuhan dan pengalaman peserta didik; pendekatan teknologis dan berbasis kompetensi merumuskan hasil belajar yang terukur; pendekatan rekonstruksi sosial menghubungkan pembelajaran dengan persoalan masyarakat; sedangkan pendekatan integratif dan kontekstual menyatukan nilai dengan pengalaman nyata. Pelaksanaannya didukung oleh keteladanan guru, budaya sekolah yang kondusif, fleksibilitas kurikulum, dan instrumen pemantauan. Hambatannya mencakup keterbatasan fasilitas dan waktu, perbedaan dukungan keluarga, serta pengaruh lingkungan dan ruang digital. Artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter tidak cukup dinilai dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi perlu dilihat dari tumbuhnya kesadaran moral dan penerapan nilai dalam kehidupan sehari-hari.  

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.