Skip to content
Review Open access

Keadilan Pendidikan dalam Islam: Systematic Literature Review tentang Kesenjangan Akses Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera dan Menengah ke Atas

Nov 2026 · Global Education Trends · 0 citations

Abstract

Ketimpangan akses pendidikan antara anak dari keluarga prasejahtera dan keluarga menengah ke atas merupakan persoalan keadilan sosial yang tidak cukup dijelaskan melalui ketersediaan sekolah atau kebijakan wajib belajar. Perbedaan kemampuan membayar biaya tidak langsung, kualitas lingkungan belajar, dukungan keluarga, akses teknologi, dan pilihan lembaga pendidikan dapat membentuk peluang pendidikan yang tidak setara. Artikel ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang membentuk kesenjangan akses pendidikan di Indonesia serta menafsirkannya melalui prinsip keadilan dalam Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan strategi tinjauan literatur sistematis. Penelusuran awal dilakukan melalui publikasi ilmiah dan laman jurnal yang dapat diidentifikasi, dengan kata kunci terkait ketimpangan pendidikan, status sosial-ekonomi, akses pendidikan, keadilan sosial Islam, dan pendidikan inklusif. Literatur dianalisis secara tematik dengan mengelompokkan temuan ke dalam dimensi ekonomi, geografis-infrastruktur, kelembagaan, digital, dan dukungan keluarga. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kesenjangan tidak hanya muncul pada tahap masuk sekolah, tetapi juga pada keberlanjutan belajar, mutu layanan, pengalaman pendidikan, dan peluang mencapai jenjang lebih tinggi. Anak dari keluarga mampu cenderung memiliki pilihan sekolah dan sumber belajar lebih luas, sedangkan keluarga prasejahtera menghadapi beban biaya langsung maupun tidak langsung serta kerentanan terhadap gangguan pendidikan. Dalam perspektif Islam, keadaan tersebut perlu dibaca melalui prinsip al-‘adl (keadilan), al-musāwāh (kesetaraan martabat), maslahah, dan tanggung jawab sosial. Keadilan pendidikan karena itu tidak identik dengan perlakuan seragam, melainkan pemenuhan dukungan yang proporsional berdasarkan kebutuhan. Artikel merekomendasikan penguatan kebijakan afirmatif, pembiayaan berbasis kebutuhan, pemerataan mutu sekolah, dan tata kelola bantuan pendidikan yang akuntabel. Kata kunci: keadilan pendidikan; pendidikan Islam; kesenjangan akses; keluarga prasejahtera; status sosial-ekonomi; systematic literature review.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.