Skip to content
Open access

Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila Bone Bolango

Sep 2026 · Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research · 0 citations · 8 references

Abstract

Ketidaklengkapan pengisian Rekam Medis Elektronik (RME) pada pasien rawat inap dapat memengaruhi kualitas dokumentasi pelayanan, kesinambungan pelayanan, serta mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian RME rawat inap di RSUD Toto Kabila berdasarkan faktor individu, psikologi, dan organisasi dalam teori Gibson. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian berjumlah sembilan orang yang terdiri atas informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu yang meliputi pengetahuan, tingkat pendidikan, dan pengalaman petugas secara umum sudah baik sehingga bukan merupakan penyebab utama ketidaklengkapan pengisian RME. Faktor psikologi yang meliputi sikap, belajar, dan motivasi menunjukkan bahwa petugas telah memiliki kesadaran mengenai pentingnya kelengkapan RME, namun motivasi masih didominasi faktor eksternal serta sosialisasi dan pelatihan belum terlaksana secara merata. Faktor organisasi merupakan faktor yang paling dominan, terutama disebabkan oleh belum optimalnya sumber daya berupa gangguan jaringan dan SIMRS serta adanya pekerjaan rangkap pada beberapa unit. Sementara itu, kepemimpinan, struktur organisasi, dan desain pekerjaan telah berjalan cukup baik. Disimpulkan bahwa ketidaklengkapan pengisian RME rawat inap di RSUD Toto Kabila lebih dominan dipengaruhi oleh faktor organisasi, sehingga diperlukan peningkatan kestabilan jaringan dan optimalisasi SIMRS, pemerataan sumber daya manusia, serta pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan secara berkala.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.