Skip to content

Author

Z. Abidin

We have 2 of 1,835 papers

We haven’t gathered this author’s papers yet. Follow them and we’ll fetch their work.

Not the right person? Other researchers publish under this name.

Open access Jul 2026

Enhancing Phishing Website Detection Using Artificial Neural Network with Logic Gate-Based Feature Interaction Modeling

Despite advances in machine learning-based phishing detection, existing Artificial Neural Network (ANN) models operate as black boxes with no interpretable explanation of feature interactions—a critical limitation for security analysts. Furthermore, most approaches deploy large feature sets without investigating whether a minimal subset achieves equivalent performance. This study develops a phishing detection system combining ANN with Logic Gate-Based Feature Interaction Modeling (LGFIM), a novel framework that characterizes ANN decisions through AND, OR, and XOR Boolean operations, addressing both accuracy and interpretability gaps. Using the PhiUSIIL dataset (235,795 instances), Pearson correlation identified URLSimilarityIndex (r=0.8604) and HasSocialNet (r=0.7843) as the two most discriminative features. An ANN (2-64-32-16-1, ReLU, Adam) trained on an 80/20 split achieved 99.63% accuracy, 100% recall, 99.68% F1-score, and 99.91% AUC-ROC with zero false negatives. The LGFIM analysis reveals the classification boundary follows a predominantly AND-type Boolean structure: the AND gate achieves 99.67% accuracy against true labels, while ANN predictions align with AND for 42.48% of samples and XOR for 57.52%, together accounting for 100% of all predictions. This is the first study to comprehensively characterize ANN phishing decisions through logic gate interaction patterns, providing a zero-cost interpretability layer for cybersecurity operations.

M. H. Rahman, Z. Abidin, M. A. Hariyadi · 0 citations
Review Open access Jul 2026

METODOLOGI IJTIHAD KONTEMPORER DALAM TAFSIR DAN HADIS AHKAM: ANALISIS ZAKAT, WAKAF, DAN EKONOMI ISLAM KONTEMPORER

Artikel ini menganalisis secara komprehensif metodologi ijtihad kontemporer dalam pengembangan hukum zakat, wakaf, dan ekonomi Islam dengan pendekatan integratif antara tafsir dan hadis ahkam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh dinamika ekonomi global modern yang ditandai dengan digitalisasi keuangan, perkembangan fintech syariah, serta kompleksitas instrumen ekonomi yang tidak sepenuhnya terakomodasi dalam kerangka fiqh klasik. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi metodologi ijtihad yang tidak hanya berbasis pada pendekatan tekstual, tetapi juga kontekstual dengan mempertimbangkan realitas sosial-ekonomi kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-yuridis dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap literatur klasik (turats), jurnal nasional terindeks Sinta 2, serta jurnal internasional bereputasi (Scopus). Analisis dilakukan melalui kerangka ushul fiqh, maqāṣid al-syarī‘ah, dan hermeneutika hukum Islam untuk mengkaji bagaimana dalil-dalil Al-Qur’an dan hadis ahkam dapat disintesis secara sistematis dalam menjawab persoalan ekonomi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ijtihad kontemporer memiliki peran strategis dalam mentransformasikan instrumen zakat dan wakaf menjadi lebih produktif dan adaptif, seperti dalam bentuk zakat digital, wakaf produktif, dan integrasi dengan sistem keuangan modern. Sintesis antara dalil naqli (Al-Qur’an dan hadis) dan pendekatan rasional menghasilkan fleksibilitas hukum Islam yang tetap berlandaskan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya dalam menjaga harta (ḥifẓ al-māl) dan mewujudkan keadilan sosial. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan metodologis yang signifikan, terutama terkait dengan disharmonisasi pendekatan ijtihad antar lembaga, potensi subjektivitas dalam penetapan hukum, serta ketegangan epistemologis antara pendekatan tekstualisme yang rigid dan kontekstualisme yang terlalu liberal. Oleh karena itu, diperlukan standarisasi metodologi ijtihad kontemporer yang berbasis pada integrasi antara turats klasik dan pendekatan multidisipliner modern agar hukum ekonomi Islam tetap otoritatif, relevan, dan aplikatif dalam menghadapi perkembangan zaman.

Z. Abidin, Nawir Yuslem, M. Jamil et al. · 0 citations