Skip to content
Open access

INTEGRATION OF MULTICULTURAL VALUES BASED ON THE HISTORICAL LEGACY OF SYEKH QURO IN SOCIAL STUDIES LEARNING: A CASE STUDY AT SMAN 1 LEMAHABANG, KARAWANG

Sep 2026 · ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik · 0 citations

Abstract

Indonesia's social and cultural diversity requires Social Studies learning that not only develops students' knowledge but also fosters tolerance, respect for differences, and harmonious social relations. However, the use of local history as a context for integrating multicultural values into Social Studies learning remains relatively underexplored. This study aimed to describe the integration of multicultural values based on the historical legacy of Syekh Quro in Social Studies learning and to identify the supporting factors and challenges of its implementation at SMAN 1 Lemahabang, Karawang. The study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with the vice principal, Social Studies teachers, and students, student reflections, and analysis of instructional documents. The data were analyzed thematically using source and technique triangulation and member checking to enhance data credibility. The findings show that multicultural value integration occurred through three interconnected layers: structural, pedagogical, and experiential. At the structural level, school policies and instructional planning supported the integration of multicultural values. At the pedagogical level, teachers employed Syekh Quro's historical narrative, dialogical discussions, contextual learning, and reflective activities. At the experiential level, students demonstrated understanding of tolerance, respect for differences, cooperation, and openness to different perspectives through collaborative learning activities. Institutional support and students' interest in local history were identified as supporting factors, while limited learning resources and teachers' pedagogical readiness remained challenges. These findings indicate that local history can provide a relevant contextual basis for integrating multicultural values into Social Studies learning. ABSTRAK Masyarakat Indonesia yang beragam secara sosial dan budaya menuntut pembelajaran IPS yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga mampu menanamkan nilai toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan kehidupan sosial yang harmonis. Namun, pemanfaatan sejarah lokal sebagai konteks untuk mengintegrasikan nilai multikultural dalam pembelajaran IPS masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses integrasi nilai multikultural berdasarkan warisan sejarah Syekh Quro dalam pembelajaran IPS serta mengidentifikasi faktor pendukung dan tantangan pelaksanaannya di SMAN 1 Lemahabang, Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan wakil kepala sekolah, guru IPS, dan siswa, refleksi siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis secara tematik dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik serta member checking untuk memastikan kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai multikultural berlangsung melalui tiga lapisan yang saling berkaitan, yaitu struktural, pedagogis, dan pengalaman belajar siswa. Pada tingkat struktural, kebijakan sekolah dan perencanaan pembelajaran mendukung integrasi nilai multikultural. Pada tingkat pedagogis, guru menggunakan narasi sejarah Syekh Quro, diskusi dialogis, pembelajaran kontekstual, dan kegiatan reflektif. Pada tingkat pengalaman, siswa menunjukkan pemahaman terhadap nilai toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, kerja sama, dan keterbukaan terhadap perspektif lain melalui kegiatan kolaboratif. Faktor pendukung meliputi dukungan kelembagaan dan ketertarikan siswa terhadap sejarah lokal, sedangkan keterbatasan sumber belajar dan kesiapan pedagogis guru menjadi tantangan. Temuan ini menunjukkan bahwa sejarah lokal dapat menjadi konteks yang relevan untuk mendukung integrasi nilai multikultural dalam pembelajaran IPS.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.