Skip to content
Open access

Epistemologi Pendidikan Islam: Integrasi Wahyu dan Ilmu Pengetahuan Umum

Aug 2026 · Integrasi · 0 citations

Abstract

Dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum masih menjadi persoalan epistemologis dalam pendidikan Islam yang menyebabkan keterpisahan antara dimensi spiritual, intelektual, dan empiris dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut berimplikasi terhadap rendahnya kemampuan peserta didik dalam menghubungkan nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi fondasi epistemologis pendidikan Islam berbasis integrasi wahyu dan ilmu pengetahuan umum serta merumuskan model implementasi pembelajaran holistik dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research melalui analisis konseptual kritis terhadap sumber primer dan sekunder terkait epistemologi Islam, integrasi ilmu, dan pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahap reduksi data, kategorisasi tematik, interpretasi filosofis, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma teoantroposentrik-integralistik dapat menjadi dasar rekonstruksi epistemologi pendidikan Islam dengan menempatkan wahyu sebagai sumber nilai, akal sebagai instrumen rasional, dan pengalaman empiris sebagai sarana verifikasi ilmu. Implementasi paradigma tersebut diwujudkan melalui integrasi aspek filosofis, materi, metodologi, dan strategi pembelajaran yang mendukung pembelajaran kontekstual, kritis, dan transformatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi wahyu dan ilmu pengetahuan mampu menjadi solusi terhadap dikotomi pendidikan Islam serta memperkuat pembentukan peserta didik yang memiliki kedalaman spiritual, keluasan intelektual, dan kemampuan adaptif menghadapi tantangan global.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.