IMPROVING STUDENTS' VOCABULARY MASTERY THROUGH THE MOMO ENGLISH APPLICATION: A CLASSROOM ACTION RESEARCH AT SMAN 1 LARANTUKA
Abstract
Vocabulary mastery is an essential foundation of English learning because it supports students’ ability to understand and use the language in both oral and written communication. However, vocabulary instruction that relies heavily on memorization and conventional exercises may limit students’ engagement and opportunities for repeated and meaningful practice. This study aimed to improve the vocabulary mastery of Grade X students at SMAN 1 Larantuka through the use of the Momo English Application and to describe changes in students’ participation during the learning process. The study employed Classroom Action Research conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 36 Grade X students in the 2025/2026 academic year. Data were collected through vocabulary tests, observation, and documentation and analyzed descriptively and quantitatively based on the minimum completion criterion of 75. The results showed that the percentage of students achieving the criterion increased from 50% in the pre-cycle to 72% in Cycle I and 83% in Cycle II. Observations also indicated increased participation, motivation, confidence, and independence. Thus, Momo English can serve as a mobile-based learning medium to support vocabulary mastery in the context of this study. ABSTRAK Penguasaan kosakata merupakan dasar penting dalam pembelajaran bahasa Inggris karena mendukung kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan bahasa secara lisan maupun tulisan. Namun, pembelajaran kosakata yang masih berorientasi pada hafalan dan latihan konvensional dapat membatasi keterlibatan siswa serta kesempatan untuk berlatih secara berulang dan bermakna. Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas X SMAN 1 Larantuka melalui penggunaan aplikasi Momo English serta mendeskripsikan perubahan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa kelas X pada tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kosakata, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif berdasarkan pencapaian KKM 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa yang mencapai KKM meningkat dari 50% pada pra-siklus menjadi 72% pada Siklus I dan 83% pada Siklus II. Observasi juga menunjukkan peningkatan partisipasi, motivasi, kepercayaan diri, dan kemandirian siswa. Dengan demikian, Momo English dapat digunakan sebagai media pembelajaran berbasis perangkat seluler untuk mendukung penguasaan kosakata dalam konteks penelitian ini.