Konseptualisasi Media Pembelajaran Berbasis Kahoot! dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran PAI di SMP
Abstract
This study aims to analyze the needs and design a conceptual framework of Kahoot!-based learning media to develop students’ critical thinking skills in Islamic Religious Education (PAI) learning at junior high schools. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldaña model through the stages of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The results show that students need digital learning media that not only functions as an assessment tool but also provides interactive learning experiences through contextual questions, problem-solving activities, and immediate feedback. Based on the needs analysis, a conceptual design of Kahoot!-based learning media was formulated by integrating digital technology, gamification elements, contextual PAI learning materials, and critical thinking indicators. This study contributes to the development of innovative, interactive, and student-oriented digital-based PAI learning media concepts. Furthermore, the findings of this study can serve as an initial foundation for developing digital learning media that aligns with students’ characteristics and the demands of 21st-century learning. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan mendesain konseptual media pembelajaran berbasis Kahoot! dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran PAI di SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa membutuhkan media pembelajaran digital yang tidak hanya digunakan sebagai alat evaluasi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar interaktif melalui soal kontekstual, aktivitas pemecahan masalah, dan umpan balik secara langsung. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan tersebut, dirumuskan desain konseptual media pembelajaran berbasis Kahoot! yang mengintegrasikan teknologi digital, unsur gamifikasi, materi PAI yang kontekstual, serta indikator kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep media pembelajaran PAI berbasis digital yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi landasan awal dalam pengembangan media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tuntutan pembelajaran abad ke-21.